Biutifa.com
Informasi Lifestyle Muslimah Syar'i & Stylish

Sebagai umat Islam tentunya kita sudah paham bahwa salat malam atau tahajjud itu penting. Setelah salat lima waktu yang kita kerjakan, salat tahajjud merupakan salat yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dirutinkan.

Bila tidak sanggup setiap hari, mungkin kita bisa menjadwalkannya satu pekan satu sampai tiga kali. Jangan sampai kita melewati hari, minggu, bulan dan tahun tanpa pernah melaksanakan salat yang sangat dianjurkan ini. Jika alarm yang biasanya kita andalkan masih saja tidak bisa membuat kita benar-benar terbangun, sebaiknya tinggalkan kebiasan memasang alarm. Berikut ini ada kiat-kiat sederhana yang bisa dilakukan agar bisa terbangun untuk tahajjud

1.Ketika akan tidur, hendaknya kita berniat dengan sungguh-sungguh akan mengerjakan salat malam
Selain berdoa sebelum tidur, jangan lupa niatkan dalam hati dan berdoa pada Allah meminta untuk dibangunkan di sepertiga malam.

Abu Darda meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Siapa saja yang berbaring di atas kasurnya dan berniat akan bangun di malam hari untuk mengerjakan salat malam, lalu ia tertidur sampai datang waktu subuh, maka niat baiknya itu dicatat (oleh malaikat) dan tidurnya merupakan sedekah dari Tuhannya.”

2. Berwudhu sebelum berangkat tidur
Berwudhu sebelum tidur sangat penting untuk dilakukan. Selain membuat diri kita mudah bangun untuk salat malam, kita akan selalu berada dalam keadaan suci, kita juga tidak tahu kan bisa saja ajal menjemput pada saat kita tidur.

3. Berzikir
Sesungguhnya apabila kita bertekad dengan sungguh-sungguh untuk bangun malam, kita akan menang melawan syetan yang telah mengikat kita dengan tiga ikatan. Rasulullah bersabda,

“Ketika kalian tidur, syetan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan, syetan akan mengatakan, ‘Malam masih panjang, tidurlah!’ jika ia bangun lalu berdzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika ia mengerjakan salat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas.” (HR. Bukhori)

Leave a Reply