Biutifa.com
Informasi Lifestyle Muslimah Syar'i & Stylish

Gaya belajar visual = belajar dengan melihat
Gaya belajar auditori = belajar dengan mendengar
Gaya belajar kinestetik = belajar dengan melibatkan gaya gerak

Salah satu indikator kesuksesan anak dalam belajar adalah ketepatan kita mengenali tipe/gaya belajarnya. Logikanya, jika mereka belajar sesuai dengan gaya belajar yang mereka sukai, maka proses belajar pun akan terasa menyenangkan.

Well, salah satu cara untuk bisa mengenali tipe belajar anak adalah dengan finger print test atau tes sidik jari, atau psikotes terhadap si anak. Anda bisa membawa anak menemui psikolog anak dan minta untuk dilakukan finger print test. Saat hasilnya keluar, Anda bisa tahu kecenderungan gaya belajarnya.

Sebenarnya anak bisa saja memiliki kecenderungan tiga gaya belajar tersebut dalam dirinya, tetapi akan selalu ada satu gaya belajar yang lebih dominan. Nah, kita bisa menyimpulkan, bahwa gaya belajar yang dominan itulah yang cocok untuknya.

Finger test print ini juga tidak cuma bisa menganalisis gaya belajar tetapi juga bisa untuk menjadi indikator karakter psikologis anak, apakah dia termasuk sanguinis, melankolis, koleris, atau phlegmatis. Keempat karakter psikologis tersebut juga bisa kita gunakan untuk menyesuaikan gaya belajarnya. Apa itu sanguinis dan kawan-kawannya itu tadi? – Diulas di postingan selanjutnya ya parents.

Ada cara lain selain fingerprint test yaitu dengan…. Yaps pengamatan langsung! Ini juga efektif. Cobalah ajak anak belajar dengan 3 tipe tadi kemudian Anda bisa melakukan observasi.

Tipe anak visual

Tipe anak visual ini biasanya mempunyai ingatan fotografis. Mereka akan dengan mudah mengingat sesuatu dari bentuk, penampilan, warna dan sebagainya yang berhubungan dengan visual. Mereka umumnya suka menggambar, suka memperhatikan detail gambar, dan memperhatikan gejala-gejala fenomena alam yang terjadi di sekitarnya. Saat belajar, mereka akan lebih mudah menghafal jika mereka dibantu dengan mind mapping, diagram alur, dan gambar-gambar dalam buku-buku catatan mereka.

Tipe anak auditori

Tipe anak auditori merupakan tipe anak pendengar yang baik. Tipe ini adalah tipe anak yang konvensional, yang cocok bersekolah yang juga menerapkan cara konvensional. Guru menerangkan di depan kelas, dan anak-anak diam menyimak dan mencatat.
Oke, saat kita menemani mereka belajar, membacakan suatu materi misalnya, mereka mungkin sekilas saja tidak memperhatikan, tapi percayalah, telinga mereka terpasang dengan baik dan akan tersimpan di memorinya.

Tipe anak kinestetik

Tipe anak kinestetik biasanya menyerap informasi dengan baik jika mereka tetap dibiarkan aktif bergerak. Seorang anak kinestetik tidak bisa hanya diam mendengarkan dan melihat, mereka harus melakukan sesuatu. Mereka akan menandai hal-hal penting di bukunya dengan marker, atau digarisbawahi, atau digambari. Jadi, tidak heran jika buku catatan mereka berantakan sekali. Mereka akan sibuk membuat diagram alur untuk menjelaskan suatu proses, dan suka membuat kerajinan tangan.

Anak harus menemukan kenyamanannya dalam belajar. Selamat berobservasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.