Biutifa.com
Informasi Lifestyle Muslimah Syar'i & Stylish

Sahabat Biutifa, sebagian orang menganggap puasa menjadi ajang untuk menurunkan badan, namun sebagian yang lain malah mendapati badannya tambah gemuk selama puasa. Salah memilih makanan saat sahur dan buka bisa menjadi sebab kenapa berat badan Anda bertambah saat puasa. Lalu, apa yang sebaiknya dimakan saat berbuka puasa agar berat badan tetap terjaga ? Berikut ini penjelasannya.

Berbuka dengan yang Manis
Selama berpuasa, tubuh kehilangan banyak energi. Makanan atau minuman yang mengandung gula bisa memberi asupan energi dengan cepat, sehingga tubuh pun cepat kembali segar. Tapi perhatikan juga konsumsinya, jangan sampai berlebihan dan usahakan gula yang Anda konsumsi alami, yang berasal dari buah-buahan. Anda disarankan makan tiga butir kurma dan air putih, atau bisa berbuka dengan buah-buahan seperti pir, jeruk dan anggur.

Hindari Minum Air Es
Hindari minuman yang terlalu dingin. Minuman dingin bisa membuat perut cepat kenyang, sehingga kita kehilangan selera untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, yang tidak didapatkan tubuh selama berpuasa. Selain itu air atau makanan yang terlalu dingin bisa mengganggu penyerapan nutrisi makanan dalam tubuh.

Air Kelapa Murni
Menurut praktisi gaya hidup sehat dr. Phaidon L. Toruan, air kelapa murni, kurma serta buah-buahan lainnya merupakan makanan dan minuman paling ideal untuk berbuka puasa. Air kelapa kaya akan elektrolit yang diperlukan untuk mengganti cairan elektrolit yang hilang selama berpuasa.

Jangan Langsung Makan Berat
Saat berbuka, biasanya kita cenderung kalap, ingin melahap semua makanan yang tersaji. Tapi tahanlah keinginan itu. Lambung perlu beradaptasi dengan makanan setelah lebih dari 12 jam kosong. Langsung menghantamnya dengan makanan berat akan membuat perut ‘kaget’ dan bisa menimbulkan perut kembung hingga sembelit. Setelah mengonsumsi makanan manis, berilah jeda waktu bagi lambung untuk mencerna makanan secara perlahan, kira-kira 30 menit. Baru mulai makan makanan berat, misalnya nasi merah beserta lauk dan sayur. Usahakan yang direbus, kukus atau panggang. Bukan digoreng karena membuat cepat ngantuk.

Makan Pelan-pelan
Makan dengan cepat bisa mengganggu kestabilan kadar gula dalam darah, sehingga Anda akan selalu merasa lapar dan semakin semangat mengunyah makanan. Otak membutuhkan sekitar 20 menit untuk mengirim sinyal kenyang. Makan cepat dapat membuat Anda mengonsumsi makanan berlebihan dan memakan kalori lebih banyak. Tentunya Anda tidak mau, setelah 1 bulan berpuasa, tubuh justru akan jadi lebih gemuk. Mengunyah secara perlahan akan memberi waktu bagi tubuh untuk menyerap glukosa dan kalori yang diperlukan tubuh.

Buah Melon untuk Penderita Maag
Bagi penderita maag, dr. Phaidon menyarankan untuk berbuka puasa dengan minum jus melon. Setelah itu, bisa mengonsumsi kurma atau buah segar karena mengandung gula alami yang aman bagi tubuh.

Nah, jangan sampai di hari lebaran nanti tubuh Anda makin gemuk gara-gara sembarangan pilih makanan. Semoga bermanfaat

Leave a Reply