Biutifa.com
Informasi Lifestyle Muslimah Syar'i & Stylish

Fungsi suplemen sebenarnya hanya bersifat melengkapi (jika ada) kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh. Jika anak selalu makan makanan seimbang dan sehat maka dia tidak membutuhkan suplemen. Diet yang baik harus mencakup; daging tanpa lemak atau ikan, kacang-kacangan atau telur dan lima porsi buah dan sayuran berbeda setiap harinya. Perlu untuk memerhatikan porsi setiap jenis makanan yang diberikan.

Lalu kapan suplemen vitamin dibutuhkan?

Sangat normal bagi balita sesekali memiliki fase fussy eater maka pemberian suplemen dapat bertindak sebagai asuransi kebiasaan makannya yang sedang berubah. Pastikan bahwa suplemen diformulasikan secara khusus untuk balita. Anda dapat memberikannya dalam bentuk tetes yang diletakkan di lidah atau dengan cara dicampur dengan makanan atau minumannya.

Vitamin sangat penting untuk membantu balita tumbuh dengan sehat. Vitamin A, C dan D semuanya penting untuk sistem kekebalan tubuh anak, yaitu;

  • Vitamin A membantu balita dalam memaksimalkan fungsi indra penglihatan, sekaligus menjaga kesehatan kulit
  • Vitamin C membantu balita untuk menyerap zat besi dari makanan yang dia makan. Zat besi sangat penting untuk kesehatan darah
  • Vitamin D penting untuk kesehatan tulang

Beberapa kasus, bisa jadi sulit bagi balita untuk mendapatkan cukup vitamin D dari makanan saja. Sinar matahari juga menjadi sumber vitamin D. Cobalah untuk memastikan balita Anda menghabiskan waktu bermain di luar dan terpapar sinar matahari pagi. Jangan lupa menggunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi untuk melindungi kulit anak dari sengatan matahari. Menggunakan tabir surya tidak mempengaruhi tingkat penyerapan vitamin D.

Tidak perlu memberi susu formula lanjutan untuk balita. Jauh lebih baik baginya untuk mendapatkan kalori dan nutrisi yang dibutuhkannya dari makanan yang bervariasi. Namun jika anak tetap diberi susu setiap hari maka tidak diperlukan suplemen vitamin. Hal ini karena susu formula sudah cukup mengandung banyak vitamin.

Konsultasikan tentang makanan balita Anda kepada dokter atau ahli gizi anak.

Leave a Reply